Feeds:
Pos
Komentar
Ramadhan
Ramadhan

Saat ini kita telah berada di bulan Sya’ban, beberapa minggu lagi insya Allah kita akan memasuki bulan Ramadhan. Ramadhan merupakan tamu agung yang senantiasa kita harapkan kedatangannya. Karena itu, tentu kita jauh-jauh hari mesti mempersiapkan diri guna menyambutnya.

Sudah kita ketahui bersama, bahwa manusia tidak akan melaksanakan sesuatu dengan baik kecuali jika ia mempersiapkan diri dengan baik pula. Begitupun agar kita mampu melaksanakan semua amalan di bulan Ramadhan; sangat penting kita mempersiapkan diri untuk itu. Keberhasilan kita pada bulan Ramadhan akan dipengaruhi sejauh mana kita mempersiapkan diri untuk menyambutnya.

Rasulullah saw dan para Sahabat sangat bersemangat menyambut datangnya bulan Ramadhan. Mereka sangat serius mempersiapkan diri agar bisa memasuki bulan Ramadhan dan melakukan segala amalan di dalamnya dengan penuh keimanan, keikhlasan, semangat, giat dan tidak merasakannya sebagai beban.

Berbagai persiapan dilakukan untuk menyambut Ramadhan, tamu yang istimewa ini. Persiapan penting yang harus kita lakukan adalah persiapan mental dan ilmu. Mempersiapkan diri secara mental tidak lain adalah mempersiapkan ruhiah kita serta membangkitkan suasana keimanan dan memupuk spirit ketakwaan kita. Cara paling manjur adalah dengan memperbanyak amal ibadah. Dalam hal ini, Rasulullah saw. telah memberikan contoh kepada kita semua. Nabi saw. memperbanyak puasa pada bulan Sya’ban. Ummul Mukminin Aisyah ra. menuturkan:

Aku tidak melihat Rasulullah berpuasa sebulan penuh kecuali Ramadhan dan aku tidak melihat Beliau lebih banyak berpuasa dibandingkan dengan pada bulan Sya’ban (HR al-Bukhari dan Muslim).

Bahkan Rasulullah saw. menyambung puasa pada bulan Sya’ban itu dengan puasa Ramadhan. Ummul Mukminin Aisyah ra. menuturkan:

Bulan yang paling Rasul saw. sukai untuk berpuasa di dalamnya adalah Sya’ban, kemudian Beliau menyambungnya dengan (puasa) Ramadhan. (HR Abu Dawud, an-Nasa’i dan Ahmad).

Beberapa hadis di atas menjelaskan bahwa Rasulullah saw. banyak berpuasa pada bulan Sya’ban. Puasa pada bulan Sya’ban itu demikian penting dan memiliki keutamaan yang besar daripada puasa pada bulan lainnya, tentu selain bulan Ramadhan. Sedemikian penting dan utamanya sampai ‘Imran bin Hushain menuturkan, bahwa Rasul saw. pernah bertanya kepada seorang Sahabat:

“Apakah engkau berpuasa pada akhir bulan ini (yakni Sya’ban)?” Laki-laki itu menjawab, “Tidak.” Lalu Rasulullah saw. bersabda kepadanya, “Jika engkau telah selesai menunaikan puasa Ramadhan, maka berpuasalah dua hari sebagai gantinya.” (HR Muslim).

Hadis di atas menunjukkan dengan jelas keutamaan puasa sunnah pada bulan Sya’ban. Lalu apa hikmah dari puasa pada bulan Sya’ban itu?

Usamah bin Zaid pernah bertanya kepada Rasulullah saw.:

“Ya Rasulullah, aku tidak melihat engkau berpuasa pada bulan-bulan lain seperti engkau berpuasa pada bulan Sya’ban.” Rasul menjawab, “Bulan itu (Sya’ban) adalah bulan yang dilupakan oleh manusia, yaitu bulan di antara bulan Rajab dan Ramadhan. Bulan itu adalah bulan diangkatnya amal-amal manusia kepada Tuhan semesta alam. Aku suka amal-amalku diangkat, sementara aku sedang berpuasa.” (HR Abu Dawud dan an-Nasa’i; disahihkan oleh Ibn Khuzaimah).

Rasul saw. juga memposisikan puasa pada bulan Sya’ban itu sebagai persiapan untuk menjalani Ramadhan. Anas ra. menuturkan bahwa Nabi saw. pernah ditanya:

“Puasa manakah yang paling afdhal setelah puasa Ramadhan?” Rasul menjawab, “Puasa Sya’ban untuk mengagungkan Ramadhan.” (HR at-Tirmidzi).

Walhasil, puasa Sya’ban, di samping akan mendapatkan pahala yang besar dan keutamaan di sisi Allah, juga merupakan sarana latihan guna menyongsong datangnya Ramadhan. Al-Hafizh Ibn Rajab mengatakan, “Dikatakan tentang puasa pada bulan Sya’ban, bahwa puasa seseorang pada bulan itu merupakan latihan untuk menjalani puasa Ramadhan.

Hal itu agar ia memasuki puasa Ramadhan tidak dengan berat dan beban. Sebaliknya, dengan puasa Sya’ban, ia telah terlatih dan terbiasa melakukan puasa. Dengan puasa Sya’ban sebelumnya, ia telah menemukan lezat dan nikmatnya berpuasa. Dengan begitu, ia akan memasuki puasa Ramadhan dengan kuat, giat dan semangat.”

Para ulama salaf dulu sangat memperhatikan pelaksanaan semua amalan-amalan kebaikan pada bulan Sya’ban. Mereka, sejak memasuki bulan Sya’ban, telah memperbanyak membaca al-Quran, menelaah dan memahami isinya dan mentadabburi kandungannya. Bahkan Habib ibn Abi Tsabit, Salamah bin Kahil dan yang lain menyebut bulan Sya’ban ini sebagai Syahr al-Qurâ.

Bulan Sya’ban, Saatnya Intropeksi Diri

Marilah kita gunakan bulan Sya’ban ini untuk instrospeksi diri; sejauh mana kita telah bertindak dan bermuamalah sesuai dengan syariah yang telah Allah turunkan. Sudahkah kita pada bulan ini bergegas mempersiapkan diri guna menyambut datangnya Ramadhan yang sebentar lagi akan tiba? Ataukah kita malah termasuk orang yang melupakan bulan penting ini sebagaimana yang disinggung oleh Rasul saw. dalam hadis di atas?

Saatnyalah kita segera mempersiapkan diri sendiri, keluarga dan orang-orang yang ada di sekitar kita guna menyongsong datangnya Ramadhan. Caranya adalah dengan memperbanyak puasa serta membaca al-Quran sekaligus menelaah, memahami dan mentadabburi kandungannya.

Kita juga harus giat melakukan shalat malam serta memperbanyak sedekah dan amalan-amalan kebaikan lainnya. Agar kita nanti mampu menjalani Ramadhan dengan penuh makna, hendaknya kita pun menyiapkan program-program amal kebaikan yang akan kita lakukan selama bulan Ramadhan.

Lebih dari itu, bulan Ramadhan adalah bulan ketaatan; di dalamnya setiap Muslim dituntut untuk mengikatkan diri dengan seluruh syariah-Nya. Bulan Ramadhan adalah bulan murâqabah. Sebab, shaum yang dilakukan di dalamnya mengajari setiap Muslim untuk senantiasa merasa diawasi Allah.

Ramadhan juga adalah bulan pengorbanan di jalan Allah. Di dalamnya setiap Muslim dituntut untuk berkorban dengan menahan rasa lapar dan haus demi meraih derajat ketakwaan kepada-Nya. Takwa adalah puncak pencapaian ibadah shaum pada bulan Ramadhan. Perwujudan takwa secara individu tidak lain adalah dengan melaksanakan semua perintah Allah dan menjauhi semua larangan-Nya.

Adapun perwujudan takwa secara kolektif adalah dengan menerapkan syariah Islam secara total dalam seluruh aspek kehidupan oleh seluruh kaum Muslim. Shaum Ramadhan tentu akan kurang bermakna jika tidak ditindaklanjuti oleh pelaksanaan syariah secara total dalam kehidupan, karena itulah wujud ketakwaan yang hakiki.

Terakhir, guna menambah kerinduan dan semangat kita mempersiapkan diri menyongsong Ramadhan, hendaklah kita mengingat dan merenungkan kembali pesan-pesan Rasul saw. yang pernah Beliau sampaikan pada akhir bulan Sya’ban. Salman al-Farisi menuturkan, bahwa Rasulullah saw. pernah berkhutbah pada akhir bulan Syaban demikian:

Wahai manusia, kalian telah dinaungi bulan yang agung, bulan penuh berkah, bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Allah telah menjadikan puasa pada bulan itu sebagai suatu kewajiban dan shalat malamnya sebagai sunnah. Siapa saja yang ber-taqarrub di dalamnya dengan sebuah kebajikan, ia seperti melaksanakan kewajiban pada bulan yang lain. Siapa saja yang melaksanakan satu kewajiban di dalamnya, ia seperti melaksanakan 70 kewajiban pada bulan lainnya.

Bulan Ramadhan adalah bulan sabar; sabar pahalanya adalah surga. Ia juga bulan pelipur lara dan ditambahnya rezeki seorang Mukmin. Siapa saja yang memberikan makanan untuk berbuka kepada orang yang berpuasa, ia akan diampuni dosa-dosanya dan dibebaskan lehernya dari api neraka. Ia akan mendapatkan pahala orang itu tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun.

Para Sahabat berkata, “Kami tidak memiliki sesuatu untuk memberi makan orang yang berpuasa puasa?”

Rasulullah saw. menjawab:

Allah akan memberikan pahala kepada orang yang memberi makan untuk orang yang berbuka berpuasa meski dia hanya memberi sebutir kurma, seteguk air minum atau setelapak susu.

Ramadhan adalah bulan yang awalnya adalah rahmah, pertengahannya adalah maghfirah dan akhirnya adalah pembebasan dari api neraka. Siapa saja yang meringankan hamba sahayanya, Allah akan mengampuninya dan membebaskannya dari api neraka. Perbanyaklah pada dalam Ramadhan empat perkara, dua perkara yang Tuhan ridhai dan dua perkara yang kalian butuhkan. Dua perkara yang Tuhan ridhai adalah kesaksian Lâ ilâha illâ Allâh Muhammad Rasûlullâh dan permohonan ampunan kalian kepada-Nya. Adapun dua perkara yang kalian butuhkan adalah: kalian meminta kepada Allah surga dan berlindung kepada-Nya dari api neraka. (HR Ibn Khuzaimah dalam Shahih Ibn Khuzaimah dan al-Baihaqi di dalam Syu’âb al-Imân).

1 Muharram 1432 H

Assalamu alaikum. Wr.wb. Ya Allah…Ya Rabb.. Demi melihat Prilaku hamba, hamba sendiri tidak mengasihi dan menyayangi diri hamba sendiri. Hamba masih berjalan dalam kegelapan, hamba masih membiarkan hati nan kotor yang memimpin kehidupan hamba, hamba masih membiarkan kezaliman menghias diri, dan hamba masih memudahkan lisan berbohong. Lalu, bagaimana mungkin hamba lalu ingin mengasihi dan menyayangi sesama?

Mudahkanlah ya Allah di Akhir Tahun Ini dan Awal Tahun ini bagi hamba untuk bertobat, tetapkanlah keistiqamahan dalam diri hamba, dan biarkan pintu harapan senantiasa terbuka untuk hamba dan untuk segenap orang-orang yang berkenan menjadi hamba-Mu.

Rabb, …berilah kekuatan pada diri hamba untuk bisa memerhatikan dan memedulikan sesama. Karena hamba tahu, jalan keselamatan, khususnya untuk orang-orang seperti hamba yang bermandikan dosa dan berpakaian maksiat, adalah dengan banyak-banyak menolong sesama dan banyak-banyak meringankan penderitaan sesama.

Ya Rabb…Engkau yang Maha Kuat berfirman, lewat Nabiyallah Muhammad Rasul-Mu, bahwa siapa saja yang ingin diringankan penderitaannya, hendaknya ia ringankan penderitaan sesama. Siapa saja yang ingin diangkat kesusahannya, angkatlah kesusahan sesama. Dan bahwa siapa saja yang menginginkan pertolongan-Mu, hendaknya ia menolong sesama.

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim

WA SALLALLAAHU ‘ALA SAYYIDINAA WA MAULAANAA MUHAMMADIW WA ‘ALAA AALIHI WA SAHBIHII WA SALLAM. ALLAAHUMMA MAA ‘AMILTU FI HAAZIHIS-SANATI MIMMAA NAHAITANI ‘ANHU FA LAM ATUB MINHU WA LAM TARDAHUU WA LAM TANSAHUU WA HALIMTA ‘ALAYYA BA’DA QUDRATIKA ‘ALAA UQUUBATI WA DA’AUTANI ILATTAUBATI MINHU BA’DA JUR’ATI ALAA MA’SIYATIKA FA INNI ASTAGFIRUKA FAGFIRLII WA MAA ‘AMILTU FIIHAA MIMMA TARDAAHU WA WA’ATTANI ‘ALAIHIS-SAWAABA FAS’ALUKALLAHUMMA YAA KARIIMU YAA ZAL-JALAALI WAL IKRAAM,AN TATAQABBALAHUU MINNI WA LAA TAQTA’ RAJAA’I MINKAA YAA KARIIM, WA SALLALLAAHU ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIW WA ‘ALAA ‘AALIHII WA SAHBIHII WA SALLAM

BISMILLAAHIR-RAHMAANIR-RAHIIM. WA SALLALLAAHU ‘ALAA SAYYIDINAA WA MAULAANAA MUHAMMADIW WA ‘ALAA ‘AALIHI WA SAHBIHII WA SALLAM. ALLAAHUMMA ANTAL-ABADIYYUL-QADIIMUL-AWWAL, WA ‘ALAA FADLIKAL-’AZIMI WA JUUDILA-MU’AWWALI,WA HAZAA ‘AAMUN JADIDUN QAD AQBALA NAS’ALUKAL ‘ISMATA FIIHI MINASY-SYAITAANI WA AULIYAA’IHI WA JUNUUDIHI WAL’AUNA ‘ALAA HAAZIHIN-NAFSIL-AMMAARATI BIS-SUU’I WAL-ISYTIGAALA BIMAA YUQARRIBUNI ILAIKA ZULFA YAA ZAL-JALAALI WAL-IKRAAMIN YAA ARHAMAR-RAAHIMIIN, WA SALLALLAAHU ‘ALAA SAYYIDINAA WA MAULAANAA MUHAMMADIW WA ‘ALAA ‘AALIHI WA ASHAABIHII WA SALLAM. AMIN YAA RABBAL ‘ALAMIN

Terus Membaca :

1. Surah Al Fatihah 1 kali
2. Surah Al Ikhlas 3 kali
3. Surah Al Falq 1 kali
4. Surah An Naas 1 kali
5. Surah Yaa Siin 1 kali

Cara membaca Surah Yaa Siin :
1. Pada ayat pertama dibaca 3 kali, dengan diselingi Shalawat Nabi. Yaa Siin 3x lalu baca Allahuma Shali ‘Ala Muhammad Wa ‘Ala Aali Muhammad.

Diulang sampai 3 kali, lanjutkan pembacaan Surah Yaa Siin ke ayat
berikutnya.

2. Pada ayat Salaamun Qaulam Mirrobbir Rohiim dibaca 3 kali, dengan diselingi membaca Tasbih.

Salaamun Qaulam Mirrobbir Rohiim 3x lalu baca Subhanallah, Walhamdulillah, Wala Ilaha Illallah Wallahu Akbar.
Diulang sampai 3 kali, lanjutkan dengan membaca do’a untuk :

1. Mohon ampunan kepada Allah bagi diri dan orang tua, (Doa Raja Istigfar/Sayidul Istigfar)
2. Mohon agar diberi Taufiq, Hidayah dan Inayah,Doa Kanzul Arasy
3.Mohon diberi ilmu Ladunni (Ilmu yg Bermanfaat), Doa Nabi Sulaiman
4.Mohon agar diberi kelapangan rizqi, Baca Surat Al-waqiah 3x Sesudanya Membaca Allohuma Ya ghoniyu Ya Hamidu Ya Mubdi’u dst..(Doa Rosululloh)

Setelah selesai berdo’a lanjutkan lagi membaca Surah Yaa Siin ke ayat berikutnya sampai selesai.

3. Setelah selesai membaca Surah Yaa Siin dilanjutkan dengan membaca Shalawat Nabi sebanyak 21 kali : Allahuma Shali ‘Ala Muhammad Wa ‘Ala Aali Muhammad… 21 x.

4. Lanjutkan lagi berdo’a dengan membaca ayat 126 s/d 129 pada
Surah Al Baqarah.

Semoga Bermanfaat. Salam Takdzim Buat Para Sesepuh, Kyai,Ustadz,Saudara,saudari, danTeman-teman, Sahabat semua yang tdk bisa disebutkan satu persatu.

( Minalaidzin walfaidzin Mohon maaf lahir dan batin )

Saya ucapkan “SeLamaT Tahu Baru Hijriyah 1 Muharam 1432? dan saya berharap segala apa yang Sedulur semua maksud tercapai.. dan di bukakan pintu maaf ku sebesar-besarnya..

Semoga Alloh manjadikan Kita semua memberikan kebaikan,keberkahan, dan Kesuksesan Dunia & Akhirat.

God Bless U N Keep U Safe
Not Only Today But Throughout Life
That is coming In Ur Way.
May Year To Follow
Be Among The Best U ve Ever Spend.

But by showing you when people
And their causes need you most,

And by making you anxious to be
There to help.

Allah’s
Love,
Peace,
Hope

And joy to you for the year ahead.
Amien..amien..Ya Robbal Alamin. @@@

Untuk pemuda muslim di dunia.

Semangat Juang

Anda sudah melihat bagaimana perlakuan kaum zionis terhadap Islam. Sungguh, betapa kejamnya mereka terhadap umat kita. Sebagai pemuda islam tentunya kita tidak boleh hanya berdiam diri. Seharusnya kita sadar, paling tidak kita harus berkonstribusi untuk membangun umat Islam kembali. Kita tidak boleh hanya duduk termenung untuk menunggu kehancuran umat kita!! Kita adalah umat islam. Seharusnya kita adalah umat yang berjaya!! Seharusnya kita adalah umat yang saling peduli kepada sesama saudara kita!! Seharusnya kita adalah umat yang pantang untuk dihina!!

Sadarkah kalian, jumlah kita itu sebenarnya sangat banyak. Mengapa kita mau dipermainkan oleh mereka. Kita semua adalah saudara. Kita semua seiman dan setaqwa kan!! Apakah salah jika kita bangkit untuk menemukan kembali kejayaan kita seperti umat Islam yang berjaya di zaman Rasulullah. Yang kita butuhkan hanyalah sebuah ukhuwah. Jika kalian merasa kalian adalah seorang pemuda maka bangkitlah!! Bersatulah kalian dalam sebuah barisan yang rapat. Karena sesungguhnya Allah itu mengasihi orang-orang yang berperang dijalan-Nya dengan berbaris, seolah-olah mereka adalah bangunan tembok yang sangat rapat menjadi satu.

Kemudian berjuanglah kalian di jalan Allah dengan hartamu dan dirimu. Perjuangkan kemerdekaan umat kita. Karena sesungguhnya kebaikan tanpa strategi itu kalah dengan kebathilan yang telah terstrategikan. Maka sebagai umat Islam bersatulah dan kembalilah kalian di jalan-Nya. Luruskanlah niat kalian untuk berjihad di jalan-Nya. Mulailah menyusun strategi kita untuk melakukan kebaikan. Dan bentuklah suatu barisan yang teratur. Agar tidak ada seseorang pun yang dapat melepaskan ukhuwah kita. Agar tidak ada seorang musuhpun yang dapat merusak tali persaudaraan kita, agar tidak ada setitik debu pun yang dapat menodai pola pikir kita. Agar tidak ada seorang musuh pun yang sanggup menjauhkan kita dari Al-Qur’an dan Sunnah. Karena dengan berpegang teguh pada dua hal tersebut insyaAllah tidak mungkin bagi mereka kaum yahudi dan zionis untuk dapat menghancurkan kita.

Pada zaman dahulu ada seorang yahudi yahudi yang mengintai seorang muslim yang usai sholat. Kemudian seorang muslim tersebut membaca Al-Qur’an.  Setelah itu dia menangis didepan Al-Qur’an tersebut. Orang yahudi itu pun berfikir, “Bagaimana mungkin seorang pemuda muslim yang sangat kuat, hebat dan gagah perkasa saat berperang dapat menangis didepan Al-Qur’an”.

Dan sejak saat itulah mereka (kaum yahudi) berfikir bahwa kekuatan umat muslim itu ada pada Al-Qur’an.  Tahukah kalian bahwa dengan kesimpulan tersebut, mereka berusaha untuk menjauhkan kita sebagai generasi muda umat muslim agar jauh dari Al-Qur’an dan Sunnah? Mereka berusaha untuk mengubah pola pikir kita agar kita jauh dari Al-Qur’an dan Sunnah.

Setidaknya saya beri contoh kecil saja.

Lihat di Indonesia. Mengapa generasi muda Indonesia, banyak yang hancur? Mengapa banyak generasi kita muda kita yang rusak moralnya? Tidakkah kalian sadari mengapa hal tersebut bisa terjadi? Mengapa banyak muncul aliran sesat di negara kita? Tidak kah kalian sadari juga itu? Mengapa hal tersebut terjadi? Cobalah berfikir lebih rasional lagi!!

Itulah hal yang telah berhasil dilakukan oleh mereka kaum yahudi. Karena dizaman Rasul mereka selalu gagal dalam memerangi umat kita. Mereka berusaha untuk mencari cara lain selain dengan berperang agar tujuan mereka untuk menghancurkan kita berhasil. Akhirnya terjadilah yang namanya Gazwul Fikr. Mereka  memerangi kita dengan strategi tersebut. Mereka berusaha untuk memecah belah umat Islam dengan sendirinya. Mereka berusaha untuk merusak dan mengubah pola pikir umat kita. Tujuan mereka adalah agar umat Islam hancur dengan sendirinya. Agar umat Islam hancur dengan pola pikir kita sendiri. Agar pemuda umat Islam menjadi orang yang tak berdaya dengan pola pikirnya sendiri. Agar kita jauh dari Al-Qur’an dan Sunnah. Karena sesungguhnya hal tersebut yang mereka incar. Secara tidak langsung akhirnya umat kita hancur karena diri kita sendiri. Itulah tujuan mereka yang sebenarnya. Mengapa muncul aliran sesat? Mereka berusaha untuk memecah belah kita dari dalam, dengan sistem srigala berbulu domba. Mereka berusaha agar mereka tidak dipersalahkan dalam kehancuran umat islam. Dengan alasan bahwa umat islam hancur dengan sendirinya kok!! Dan yang mereka lalukan beberapa diantaranya telah berhasil.

Mengapa pemuda Islam Indonesia hancur? Itu karena mereka telah meracuni pola pemikiran pemuda kita. Dengan beberapa hal yang dapat menjauhkan mereka dari Al-Qur’an dan Sunnah yang merupakan suatu kebenaran bagi umat Islam. Mereka melakukannya dengan Strategi Free sex, Fun, Teknologi, Makanan, Fashion, dll. Lagi-lagi mereka(kaum yahudi) berusaha untuk tidak dipersalahkan bukan? Memang benar-benar lagnat untuk mereka. Itulah realita yang terjadi saat ini.

Seharusnya dengan melihat kenyataan tersebut kita harus lebih idealis. Kita jangan mau diperalat mereka. Tinggalkan kecintaan kalian terhadap dunia. Karena sesungguhnya dunia itu hanyalah sementara, dan masih ada sesuatu lain yang abadi yang menanti kita di sana.

Pada zaman Rasul, dengan adanya tarbiyah maka tidak ada yang namanya terlalu cinta dengan dunia sehingga melupakan akhirat. Orientasi mereka adalah dunia dan akhirat. Rasulullah berusaha untuk membentuk Generasi Islam yang menyeluruh (syumul) dalam segala bidang baik itu politik, ekonomi, jasmani, ruhiyah, dll, Sehingga kebutuhan dunia dan akhirat itu seimbang. Tidak ada yang namanya terlalu cinta dengan dunia dan melupakan akhirat.

Karena sesungguhnya amal itu bergantung pada niatnya. Barang siapa yang niatnya karena Allah maka ia akan mendapatkan kebaikan dari-Nya dan barang siapa yang niatnya karena wanita dan dunia yang dicintainya maka ia hanya akan mendapatkan hal tersebut.

Dari hal tersebut dapat kita simpulkan bahwa  apapun yang kiat lakukan itu harus diniatkan hanya kepada Allah, karena kalau kita meniatkannya kepada Allah maka kita akan mendapatkan dunia dan akhirat, namun kalau orientasi kita hanya kepada dunia saja maka yang kita dapatkan hanyalah sebatas itu.

Niat kita adalah jihad fisabilillah (jihad dijalan Allah). Apapun yang terjadi itulah niatnya. Karena dengan niat tersebut insyaAllah apapun yang kita lakukan kita akan mendapatkan kebaikan baik didunia maupun di akhirat. Itulah yang disebut dengan umat muslim. Umat yang tidak takut mati. Karena orang yang takut mati itu adalah orang yang terlalu cinta dengan dunia, sehingga melupakan akhirat. Orang seperti itulah yang akan diincar oleh kaum yahudi sebagai mangsanya.

Maka apapun yang kalian lakukan janganlah takut akan mati, karena mati itu pasti akan dating untuk menjemput. Bisa kapanpun dan di manapun. Dan jangan takut untuk beramal baik.

Karena sesungguhnya apapun yang kalian lakukan itu adalah sebuah amal. Jika itu adalah amal baik maka niatkanlah Jihad Fisabilillah, dan jika itu niat buruk maka hindarilah. Karena sesungguhnya semua yang kalian lakukan itu akan diperhitungkan di akhirat nanti.

Satu lagi pesan dari saya :

“Kita semua sesama umat muslim adalah saudara, maka janganlah kita sampai terpecah belah karena perbedaan pendapat, karena perbedaan pendapat itu sebenarnya adalah sebuah rahmat, namun jangan dijadikan untuk sebuah perdebatan. Jangan sampai terjadi perdebatan diantara kita umat Islam. Karena dengan perdebatan itu akan menimbulkan perpecahan sesama kita.”

Peristiwa sejarah Soempah Pemoeda atau Sumpah Pemuda merupakan suatu pengakuan dari Pemuda-Pemudi Indonesia yang mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa. Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 hasil rumusan dari Kerapatan Pemoeda-Pemoedi atau Kongres Pemuda II Indonesia yang hingga kini setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda.

sumpah-pemuda

Kongres Pemuda II dilaksanakan tiga sesi di tiga tempat berbeda oleh organisasi Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI) yang beranggotakan pelajar dari seluruh wilayah Indonesia. Kongres tersebut dihadiri oleh berbagai wakil organisasi kepemudaan yaitu Jong Java, Jong Batak, Jong, Celebes, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Jong Ambon, dsb serta pengamat dari pemuda tiong hoa seperti Kwee Thiam Hong, John Lauw Tjoan Hok, Oey Kay Siang dan Tjoi Djien Kwie.

Isi Dari Sumpah Pemuda Hasil Kongres Pemuda Kedua :

PERTAMA : Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia. (Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengaku Bertumpah Darah Yang Satu, Tanah Indonesia).

KEDOEA : Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia. (Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengaku Berbangsa Yang Satu, Bangsa Indonesia).

KETIGA : Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia. (Kami Putra dan Putri Indonesia, Menjunjung Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia).

Dalam peristiwa sumpah pemuda yang bersejarah tersebut diperdengarkan lagu kebangsaan Indonesia untuk yang pertama kali yang diciptakan oleh W.R. Soepratman. Lagu Indonesia Raya dipublikasikan pertama kali pada tahun 1928 pada media cetak surat kabar Sin Po dengan mencantumkan teks yang menegaskan bahwa lagu itu adalah lagu kebangsaan. Lagu itu sempat dilarang oleh pemerintah kolonial hindia belanda, namun para pemuda tetap terus menyanyikannya.

Apabila kita ingin mengetahui lebih lanjut mengenai banyak hal tentang Sumpah Pemuda kita bisa menunjungi Museum Sumpah Pemuda yang berada di Gedung Sekretariat PPI Jl. Kramat Raya 106 Jakarta Pusat. Museum ini memiliki koleksi utama seperti biola asli milik Wage Rudolf Supratman yang menciptakan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta foto-foto bersejarah peristiwa Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928 yang menjadi tonggak sejarah pergerakan pemuda-pemudi Indonesia.

Website Musium : http://www.museumsumpahpemuda.go.id

Permusuhan Yahudi terhadap Islam sudah terkenal dan ada sejak dahulu kala. Dimulai sejak dakwah Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam dan mungkin juga sebelumnya bahkan sebelum kelahiran beliau. Hal ini mereka lakukan karena khawatir dari pengaruh dakwah islam yang akan menghancurkan impian dan rencana mereka. Namun dewasa ini banyak usaha menciptakan opini bahwa permusuhan yahudi dan islam hanyalah sekedar perebutan tanah dan perbatasan Palestina dan wilayah sekitarnya, bukan permasalahan agama dan sejarah kelam permusuhan yang mengakar dalam diri mereka terhadap agama yang mulia ini.

Padahal pertarungan kita dengan Yahudi adalah pertarungan eksistensi, bukan persengkataan perbatasan. Musuh-musuh islam dan para pengikutnya yang bodoh terus berupaya membentuk opini bahwa hakekat pertarungan dengan Yahudi adalah sebatas pertarungan memperebutkan wilayah, persoalan pengungsi dan persoalan air. Dan bahwa persengketaan ini bisa berakhir dengan (diciptakannya suasana) hidup berdampingan secara damai, saling tukar pengungsi, perbaikan tingkat hidup masing-masing, penempatan wilayah tinggal mereka secara terpisah-pisah dan mendirikan sebuah Negara sekuler kecil yang lemah dibawah tekanan ujung-ujung tombak zionisme, yang kesemua itu (justeru) menjadi pagar-pagar pengaman bagi Negara zionis. Mereka semua tidak mengerti bahwa pertarungan kita dengan Yahudi adalah pertarungan lama semenjak berdirinya Negara islam diMadinah dibawah kepemimpinan utusan Allah bagi alam semesta yaitu Muhammad shallallahu ’alaihi wa sallam

Demikianlah permusuhan dan usaha mereka merusak Islam sejak berdirinya Negara islam bahkan sejak Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam hijrah ke Madinah sampai saat ini dan akan berlanjut terus. Walaupun tidak tertutup kemungkinan mereka punya usaha dan upaya memberantas islam sejak kelahiran beliau n . hal ini dapat dilihat dalam pernyataan pendeta Buhairoh terhadap Abu Thalib dalam perjalanan dagang bersama beliau diwaktu kecil. Allah Ta’ala telah jelas-jelas menerangkan permusuhan Yahudi dalam firmanNya:

Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. (Qs. 5:82)

Melihat demikian panjangnya sejarah dan banyaknya bentuk permusuhan Yahudi terhadap Islam dan Negara Islam, maka kami ringkas dalam 3 marhalah;

Marhalah pertama:
Upaya Yahudi dalam menghalangi dakwah Islam di masa awal perkembangan dakwah islam dan cara mereka dalam hal ini.

Diantara upaya Yahudi dalam menghalangi dakwah Islam di masa-masa awal perkembangannya adalah:

1. Pemboikotan (embargo) Ekonomi: Kaum muslimin ketika awal perkembangan islam di Madinah sangat lemah perekonomiannya. Kaum muhajirin datang ke Madinah tidak membawa harta mereka dan kaum Anshor yang menolong mereka pun bukanlah pemegang perekonomian Madinah. Oleh karena itu Yahudi menggunakan kesempatan ini untuk menjauhkan kaum muslimin dari agama mereka dan melakukan embargo ekonomi. Para pemimpin Yahudi enggan membantu perekonomian kaum muslimin dan ini terjadi ketika Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam mengutus Abu Bakar menemui para pemimpin Yahudi untuk meminjam dari mereka harta yang digunakan untuk membantu urusan beliau dan berwasiat untuk tidak berkata kasar dan tidak menyakiti mereka bila mereka tidak memberinya. Ketika Abu Bakar masuk Bait Al Midras (tempat ibadah mereka) mendapati mereka sedang berkumpul dipimpin oleh Fanhaash –tokoh besar bani Qainuqa’- yang merupakan salah satu ulama besar mereka didampingi seorang pendeta yahudi bernama Asy-ya’. Setelah Abu Bakar menyampaikan apa yang dibawanya dan memberikan surat Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam kepadanya. Maka ia membaca sampai habis dan berkata: Robb kalian butuh kami bantu! Tidak hanya sampai disini saja, bahkan merekapun enggan menunaikan kewajiban yang harus mereka bayar, seperti hutang, jual beli dan amanah kepada kaum muslimin. Berdalih bahwa hutang, jual beli dan amanah tersebut adanya sebelum islam dan masuknya mereka dalam islam menghapus itu semua. Oleh karena itu Allah berfirman:Di antara Ahli Kitab ada orang yang yang jika kamu mempercayakan kepadanya harta yang banyak, dikembalikannya kepadamu; dan di antara mereka ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya satu dinar, tidak dikembalikannya kepadamu, kecuali jika kamu selalu menagihnya. Yang demikian itu lantaranmereka mengatakan:”Tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi. Mereka berkata dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui. (Qs. 3:75)
2. Membangkitkan fitnah dan kebencian: Yahudi dalam upaya menghalangi dakwah islam menggunakan upaya menciptakan fitnah dan kebencian antar sesama kaum muslimin yang pernah ada di hati penduduk Madinah dari Aus dan Khodzraj pada masa jahiliyah. Sebagian orang yang baru masuk islam menerima ajakan Yahudi, namun dapat dipadamkan oleh Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam . diantaranya adalah kisah yang dibawakan Ibnu Hisyam dalam Siroh Ibnu Hisyam (2/588) ringkas kisahnya: Seorang Yahudi bernama Syaas bin Qais mengutus seorang pemuda Yahudi untuk duduk dan bermajlis bareng dengan kaum Anshor, kemudian mengingatkan mereka tentang kejadian perang Bu’ats hingga terjadi pertengkaran dan mereka keluar membawa senjata-senjata masing-masing. Lalu hal ini sampai pada Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam. maka beliau shallallahu ’alaihi wa sallam segera berangkat bersama para sahabat muhajirin menemui mereka dan bersabda:يَا مَعْشَر المُسْلِمِيْنَ اللهَ اللهَ أَبِدَعْوَى الْجَاهِلِيَّةِ وَ أَنَا بَيْنَ أَظْهُرِكُمْ بَعْدَ أَنْ هَدَاكُمُ اللهُ لِلإِسْلاَمِ وَ أَكْرَمَكُمْ بِهِ وَ قَطَعَ بِهِ أَمْرَ الْجَاهِلِيَّةِ وَاسْتَنْقَذَكُمْ بِهِ مِنَ الْكُفْرِ وَ أَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِكُمْ “Wahai kaum muslimin alangkah keterlaluannya kalian, apakah (kalian mengangkat) dakwah jahiliyah padahal aku ada diantara kalian setelah Allah tunjuki kalian kepada Islam dan muliakan kalian, memutus perkara Jahiliyah dan menyelamatkan kalian dari kekufuran dengan Islam serta menyatukan hati-hati kalian.” Lalu mereka sadar ini adalah godaan syetan dan tipu daya musuh mereka, sehingga mereka mengangis dan saling rangkul antara Aus dan Khodzroj. Lalu mereka pergi bersama Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam dengan patuh dan taat yang penuh. Lalu Allah turunkan firmanNya: Katakanlah: ”Hai Ahli Kitab, mengapa kamu ingkari ayat-ayat Allah, padahal Allah Maha Menyaksikan apa yang kamu kerjakan. Katakanlah:”Hai Ahli Kitab, mengapa kamu menghalang-halangi dari jalan Allah orang-orang yang telah beriman, kamu menghendakinya menjadi bengkok, padahal kamu menyaksikan.” Allah sekali-kali tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan. (Qs. 3:99)
3. Menyebarkan keraguan pada diri kaum muslimin: Orang Yahudi berusaha memasukkan keraguan di hati kaum muslimin yang masih lemah imannya dengan melontarkan syubhat-syubhat yang dapat menggoyahkan kepercayaan mereka terhadap islam. Hal ini dijelaskan Allah dalam firmanNya: Segolongan (lain) dari Ahli Kitab berkata (kepada sesamanya): “Perlihatkanlah (seolah-olah) kamu beriman kepada apa yang diturunkan kepada orang-orang beriman (sahabat-sahabat Rasul) pada permulaan siang dan ingkarilah ia pada akhirnya, supaya mereka (orang-orang mu’min) kembali (kepada kekafiran). (Qs. 3:72). Ibnu Katsir menjelaskan ayat ini dengan pernyataan: Ini adalah tipu daya yang mereka inginkan untuk merancukan perkara agama islam kepada orang-orang yang lemah imannya. Mereka sepakat menampakkan keimanan di pagi hari (permulaan siang) dan sholat subuh bersama kaum muslimin. Lalu ketika diakhir siang hari (sore hari) mereka murtad dari agama Islam agar orang-orang bodoh menyatakan bahwa mereka keluat tidak lain karena adanya kekurangan dan aib dalam agama kaum muslimin.
4. Memata-matai kaum Muslimin: Ibnu Hisyam menjelaskan adanya sejumlah orang Yahudi yang memeluk Islam untuk memata-matai kaum muslimin dan menukilkan berita Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam dan yang ingin beliau lakukan kepada orang Yahudi dan kaum musyrikin, diantaranya: Sa’ad bin Hanief, Zaid bin Al Lishthi, Nu’maan bin Aufa bin Amru dan Utsmaan bin Aufa serta Rafi’ bin Huraimila’. Untuk menghancurkan tipu daya ini Allah berfirman:Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaan orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya. Beginilah kamu, kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukai kamu, dan kamu beriman kepada kitab-kitab semuanya. Apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata:”Kami beriman”; dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari lantaran marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah (kepada mereka):”Marilah kamu karena kemarahanmu itu”. Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi hati. (Qs. 3:118-119)
5. Usaha memfitnah Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam: Orang Yahudi tidak pernah henti berusaha memfitnah Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam, diantaranya adalah kisah yang disampaikan Ibnu Ishaaq bahwa beliau berkata: Ka’ab bin Asad, Ibnu Shaluba, Abdullah bin Shurie dan Syaas bin Qais saling berembuk dan menghasilkan keputusan berangkat menemui Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam untuk memfitnah agama beliau. Lalu mereka menemui Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam dan berkata: Wahai Muhammad engkau telah tahu kami adalah ulama dan tokoh terhormat serta pemimpin besar Yahudi, Apabila kami mengikutimu maka seluruh Yahudi akan ikut dan tidak akan menyelisihi kami. Sungguh antara kami dan sebagian kaum kami terjadi persengketaan. Apakah boleh kami berhukum kepadamu lalu engkau adili dengan memenangkan kami atas mereka? Maka Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam enggan menerimanya. Lalu turunlah firman Allah: Dan hendaklah kamu memutuskan perkara diantara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kemu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati. hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. (Qs. 5:49)

Semua usaha mereka ini gagal total dihadapan Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam dan Allah membalas makar mereka ini dengan menimpakan kepada mereka kerendahan dan kehinaan.

Marhalah kedua:
Masa perang senjata antara Yahudi dan Muslimin di zaman Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam.

Orang Yahudi tidak cukup hanya membuat keonaran dan fitnah kepada kaum muslimin semata bahkan merekapun menampakkan diri bergabung dengan kaum musyrikin dengan menyatakan permusuhan yang terang-terangan terhadap islam dan kaum muslimin. Namun Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam tetap menunggu sampai mereka melanggar dan membatalkan perjanjian yang pernah dibuat diMadinah. Ketika mereka melanggar perjanjian tersebut barulah Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam melakukan tindakan militer untuk menghadapi mereka dan mengambil beberapa keputusan untuk memberikan pelajaran kepada mereka. Diantara keputusan penting tersebut adalah:

1. Pengusiran Bani Qainuqa’
2. Pengusiran bani Al Nadhir
3. Perang Bani Quraidzoh
4. Penaklukan kota Khaibar

Setelah terjadinya hal tersebut maka orang Yahudi terusir dari jazirah Arab.

Marhalah ketiga:
Tipu daya dan makar mereka terhadap islam setelah wafat Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam.

Orang Yahudi memandang tidak mungkin melawan Islam dan kaum muslimin selama Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam masih hidup. Ketika Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam wafat, orang Yahudi melihat adanya kesempatan untuk membuat makar kembali terhadap Islam dan muslimin. Mereka mulai merencanakan dan menjalankan tipu daya mereka untuk memalingkan kaum muslimin dari agamanya. Namun tentunya mereka lakukan dengan lebih baik dan teliti dibanding sebelumnya. Sebagian target mereka telah terwujud dengan beberapa sebab diantaranya:

1. Kaum muslimin kehilangan Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam.
2. Orang Yahudi dapat mengambil pelajaran dan pengalaman dari usaha-usaha mereka terdahulu sehingga dapat menambah hebat makar dan tipu daya mereka.
3. Masuknya sebagian orang Yahudi ke dalam Islam dengan tujuan memata-matai kaum muslimin dan merusak mereka dari dalam tubuh kaum muslimin.

Memang berbicara tentang tipu daya dan makar Yahudi kepada kaum Muslimin sejak wafat Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam hingga kini membutuhkan pembahasan yang panjang sekali. Namun rasanya cukup memberikan 3 contoh kejadian besar dalam sejarah Islam untuk mengungkapkan permasalahan ini. Yaitu:

1. Fitnah pembunuhan khalifah UtsmanIni adalah awal keberhasilan Yahudi dalam menyusup dan merusak Islam dan kaum muslimin. Tokoh yahudi yang bertanggung jawab terjadinya peristiwa ini adalah Abdullah bin Saba’ yang dikenal dengan Ibnu Sauda’. Kisahnya cukup masyhur dan ditulis dalam kitab-kitab sejarah Islam.
2. Fitnah Maimun Al Qadaah dan perkembangan sekte Bathiniyah. Keberhasilan Abdullah bin Saba’ membuat fitnah di kalangan kaum Muslimin dan mengajarkan saba’isme membuat orang Yahudi semakin berani. Sehingga belum habis fitnah Sabaiyah mereka sudah memunculkan tipu daya baru yang dipimpin seorang Yahudi bernama Maimun bin Dieshaan Al Qadaah dengan membuat sekte Batiniyah di Kufah tahun 276 H. Imam Al Baghdadi menceritakan: Diatara orang yang membangun sekte Bathiniyah adalah Maimun bin Dieshaan yang dikenal dengan Al Qadaah seorang maula bagi Ja’far bin Muhammad Al Shodiq yang berasal dari daerah Al Ahwaaz dan Muhammad bin Al Husein yang dikenal dengan Dandaan. Mereka berkumpul bersama Maimun Al Qadah di penjara Iraaq lalu membangun sekte Bathiniyah.Tipu daya Yahudi ini terus berjalan dalam bentuk yang beraneka ragam sehingga sekte ini berkembang menjadi banyak sekali sektenya dalam kaum muslimin, sampai-sampai menghalalkan pernikahan sesama mahrom dan hilangnya kewajiban syariat pada seseorang.
3. Penghancuran kekhilafahan Turki Utsmani ditangan gerakan Masoniyah dan akibat yang ditimbulkan berupa perpecahan kaum muslimin.Orang Yahudi mengetahui sumber kekuatan kaum muslimin adaalh bersatunya mereka dibawah satu kepemimpinan dalam naungan kekhilafahan Islamiyah. Oleh karena mereka segera berusaha keras meruntuhkan kekhilafahan yang ada sejak zaman Khulafa’ Rasyidin sampai berhasil menghapus dan meruntuhkan negara Turki Utsmaniyah. Orang Yahudi memulai konspirasinya dalam meruntuhkan Negara Turki Utsmaniyah pada masa sultan Murad kedua (tahun 834-855H) dan setelah beliau pada masa sultan Muhammad Al Faatih (tahun 855-886H) yang meningal diracun oleh Thobib beliau seorang Yahudi bernama Ya’qub Basya. Demikian juga berhasil membunuh Sultan Sulaiman Al Qanuni (tahun 926-974H) dan para cucunya yang diatur oleh seorang Yahudi bernama Nurbaanu. Konspirasi Yahudi ini terus berlangsung di masa kekhilafahan Utsmaniyah lebih dari 400 tahunan hingga runtuhnya di tangan Mushthofa Ataturk.

Orang Yahudi dalam menjalankan rencana tipu daya mereka menggunakan kekuatan berikut ini:

1. Yahudi Al Dunamah. Diantara tokohnya adalah Madhaat Basya dan Mushthofa Kamal Ataturk yang memiliki peran besar dan penting dalam penghancuran kekhilafahan Utsmaniyah.
2. Salibis Eropa yang sangat membenci islam dan kaum muslimin dengan melakukan perjanjian kerjasama dengan beberapa Negara eropa yaitu Bulgaria, Rumania, Namsa, Prancis, Rusia, Yunani dan Italia.
3. Organisasi bawah tanah/rahasia, khususnya Masoniyah yang terus berusaha merealisasikan tujuan dan target Zionis.

Usaha-usaha Musthofa Kamal Basya Ataturk dalam menghancurkan kekhilafahan setelah berhasil menyingkirkan sultan Abdulhamid kedua adalah:

1. Pada awal November 1922 M ia menghapus kesultanan dan membiarkan kekhilafahan
2. Pada tanggal 18 November 1922M ia mencopot Wahieduddin Muhammad keenam dari kekhilafahan.
3. Pada Agustus 1923 M ia mendirikan Hizb Al Sya’b Al Jumhuriah (Partai Rakyat Republik) dengan tokoh-tokoh pentingnya kebanyakan dari Yahudi Al Dunamah dan Masoniyah.
4. Pada tanggal 20 oktober 1923 M Republik Turki diresmikan dan Al Jum’iyah Al Wathoniyah (Organisasi nasional) memilih Musthofa Kamal sebagai presiden Turki.
5. Pada tanggal 2 Maret 1924 M Kekhilafahan dihapus total.

Demikianlah sempurna sudah keinginan orang-orang Yahudi untuk menjadikan kekhilafahan sebagai Negara sekuler yang dipimpin seorang Yahudi yang berkedok muslim.

Mudah-mudahan ringkas sejarah permusuhan Yahudi ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan dapat menjadi pelajaran bagi kaum muslimin.

***

Penulis: Ustadz Khalid Syamhudi, Lc.
Artikel UstadzKholid.com dikutip oleh http://www.muslim.or.id

Yahudi

A. Pengertian Yahudi

Mengenal bangsa Yahudi haruslah berangkat dari pembahasan agama Yahudi. Karena keduanya bagaikan dua mata uang yang sulit untuk dipisahkan. Sejarah mereka bangsa Yahudi berawal dari peradaban pada zaman Ibrahim a.s sebagaimana dikisahkan dalam kitab sucinya yakni Taurat.

Yahudi adalah nama suatu bangsa dari Bani Israil. Awal bangsa mereka adalah Ibrahim berikut keluarganya, Ishak dan karibnya, Ya’kub dengan kedua belas keluarganya di antaranya : Yahudi keturunan Yahod dari anak Israil. Israil sendiri adalah gelar bagi Nabi Ya’kub as.

Kitab Taurat adalah sumber nilai Yahudi yang sangat disakralkan oleh semua penganutnya. Dalam pemahaman Yahudi ada dua syariat yang dikembangkan, syariat tertulis dan syariat lisan (dalam aspek ini tidaklah jauh berbeda dengan Islam yang berpegang pada dua pilar utama yakni Al-Quran dan perkataan, tingkah laku yang disebut hadits). Syariat adalah apa-apa yang diterima oleh Nabi Musa a.s di bukit Sinai dari Tuhan. Sedangkan syariat lisan adalah apa yang dikenal dengan Talmud termasuk Talmud Babel dan Orselim.

Perlu diketahui, sesungguhnya orang Yahudi hingga saat ini memiliki satu pandangan superionitas yang tinggi sekali. Sehingga melebihi peran sosial mereka di antara bangsa yang lain. Oleh karena itu pandangan mereka seperti itu mereka dikucilkan dari komunitas dunia. Karena mereka eksklusif, mereka tidak bisa bergaul dengan komunitas sekitarnya. Mereka hanya merasa dan menganggap hanya merekalah yang termasuk masyarakat yang terpilih di hadapan Tuhan.

Saat ini, bangsa Yahudi hanya mengakui tiga golongan bangsa sebagai bagian dari mereka. Yaitu, Eskinazim, Sephardim, dan Falasha. Dari ketiga golongan tersebut hanya Sephardim yang tidak diragukan lagi keasliannya. Berdasarkan catatan sejarah, di antaranya surat balasan dari Yoseph, Raja Yahudi Sephardim di Andalusia pada abad ke-10; diketahui bahwa sesungguhnya Eskinazim juga bukan ketururan dari bangsa Israel dan sebelumnya pun tidak mempunyai hubungan apa-apa. Mereka keturunan Turkian (campuran antara Turki dan Persia). Oleh karena itu Yahudi Sephardim enggan untuk menikah dengan Yahudi Eskinazim yang diragukan keasliannya. Adapun golongan Yahudi paling bawah adalah golongan Yahudi Falasha atau Yahudi kulit hitam yang berasal dari Ethiopia.

Dalam Yahudi pun terdapat beberapa madzhab, di antaranya adalah :
1. Aliran reformis
Madzhab ini adalah pemikiran pencerahan dalam Yahudi, yang       menitikberatkan pada keselarasan implementasi nilai ke dalam realitas zamannya. Mereka beranggapan bahwa kitab suci bukanlah buatan Tuhan, melainkan ciptaan manusia itu sendiri, ciptaan peradaban, seorang pelopor yang gigih memperjuangkan madzhab ini adalah Mondelson
2. Aliran Ortodok / Klasic
Madzhab ini termasuk golongan terbesar dan paling berpengaruh dalam dunia Yahudi. Mereka beranggapan bahwa Taurat, kitab suci adalah perkataan dan ucapan Allah (ciptaan Allah); kepada madzhab ini sering dituduhkan klaim-klaim negatif seperti fundamentalisme, tidak mampu berinteraksi dengan zaman dan klaim-klaim lainnya. Tokoh yang gigih memperjuangkan nilai-nilai ortodoks ini adalan Simon Hirsh.
3. Aliran Konserfatip
Madzhab ini adalah madzhab yang menengahi antara madzhab ortodok dengan reformis. Mereka lebih mengambil bandingan dari kedua faham tadi. Untuk itu, mereka mempunyai komitmen bahwa Yahudi mempunyai tiga konsentrasi yang harus dipelihara. yaitu, memepererat kesatuan Negara Yahudi, kontinuitas perjuangan Yahudi dan pengayoman pendidikan Yahudi.

Selain ketiga madzhab tadi, ada juga yang disebut dengan madzhab Hasidiyyah, yaitu madzhab pergerakan ritualitas Yahudi yang mulai berkembang di daerah Polandia dan Ukraina. Yang dengan cepat menyebar ke daerah Eropa Timur. Dalam fenomena keislaman, mungkin dapat kita kelaskan madzhab ini layaknya madzhab Sufi (tarekat). Madzhab Hasidiyyah menuntut berdirinya Negara Israel sebagaimana yang telah ditulis dalam kitab sucinya. Dan batas yang harus diperjuangkan adalah batas sungai Efrat di Irak hingga sungai Nil di Mesir.
Bahkan dalam Yahudi pun terdapat percampuran antara golongan Yahudi yang satu dengan golongan Yahudi yang lainnya. Akibat percampuran tersebut tumbuhlah kelas-kelas Yahudi. Yaitu;
1. Yahudi Bani Israil; Yahudi yang lahir dari ayah dan ibu Yahudi.
2. Yahudi Aria; campuran antara Yahudi dengan Eropa atau Iran.
3. Yahudi Arab; campuran antara Yahudi dengan Mesir, Irak,Syiria, dan sebagainya.
4. Yahudi Mestiz; campuran Yahudi dengan Kazak (Yahudi Rusia), Turki, China, India, dan sebangsanya.
5. Falasha; seperti yang disebutkan di atas adalah campuran yahudi dengan Mulat.
6. Mulat; campuran langsung dengan Negro.
Yahudi kelas B dan sebagainya tidak dapat dijadikan sebagai imam besar keagamaan. Dalam organisasi Freemasonry Yahudi kelas B, C, D hanya dapat dijadikan pimpinan penggerak, sedang golongan E, dan F hanya berhak dijadikan tukang pukul atau pekerjaan yang sesuai dengan kelas mereka.

Seperti halnya agama lain, dalam Yahudi juga terdapat beberapa penggerak pokok yakni;
1. Gerakan keagamaan yang dipimpin oleh seorang rahib
2. Gerakan kebangsaan yang tergabung dalam Suhyuniah (Zionisme)
3. Gerakan yang melibatkan Bangsa Goyim (Bangsa luar Yahudi) yang tergabung dalam Masuniah (Freemasonry)
Maka dari itu, sejarah mencatat lain; Negara Yahudi lahir lewat Zionisme yang dengan kegemilangannya berhasil menanamkan kefanatikannya akan kebesaran Yahudi pada setiap orang-orangnya.

Terkadang umat Islam pun acuh-tak acuh menanggapi hal-hal yang berkaitan dengan bangsa Yahudi ini, kecuali beberapa orang saja yang tertarik dengan pembahasan ini.

Sesuai dengan yang penulis tuliskan dalan karya tulis ini, yaitu gerakan Zionisme (Yahudi) terhadap Islam yang berawal dari pengertian Yahudi, Freemasonry, Zionisme, serta paham-paham mereka yang menggoyahkan keyakinan umat Islam. Tertulislah bahwa kita umat Islam harus siap berperang dengan orang-orang kafir. Salah satunya dengan memerangi kebiadaban Yahudi.

Umat Islam pada saat ini masih berada dalam tipu daya orang-orang Yahudi sebagaimana umat Islam terdahulu melewati berbagai tipu daya tersebut. Hanya saja sangat disayangkan bahwa umat Islam tidak mengambil pelajaran dari seruan-seruan Al-Quran dan petunjuk illahi.

Umat Islam tidak mengambil pelajaran sebagaimana umat Islam terdahulu mampu melakukannya. Mereka mampu menaklukan tipu daya orang-orang Yahudi di Madinah, padahal pada saat itu agama Islam saja tumbuh dan Persatuan Islam baru saja terlahir.
Yahudi dengan kekejian dan makar mereka terus saja menyesatkan umat ini dari agama Islam dan dari Al-Quran. Sehingga banyak sekali umat Islam yang terpengaruh oleh paham-paham mereka. Bahkan, sejarah Negara Indonesia sendiri mempunyai kisah yang menarik tentang hubungan eratnya dengan bangsa Yahudi.

Sesungguhnya telah menjadi sebuah fenomena yang tidak asing lagi terdengar oleh mereka para cendikiawan muslim yang mengetahui tentang agama Yahudi ini. Allah Swt berfirman dalam kitab sucinya pada (Q.S. Al-Baqarah; 120)

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. KaakanlÓah: “Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, Maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.”

Demikianlah, banyak sekali dalam Al-Quran dalil-dalil tentang Yahudi ini. Namun akankah kita sebagai umat Islam yang beriman akan diam saja dengan pengaruh-pengaruh mereka ? jawabannya tentu saja ada pada hati nurani kita sendiri.

Bahkan penulis membaca salah satu buku yang berjudul “Remaja Islam berbaju Yahudi” itu bahwa Yahudi ini telah begitu besar memberikan pengaruh ajaran yang mereka bawa ini sehingga para kaula muda dan remaja-remaja saat ini pun terbawa oleh kaum arus mereka, sungguh suatu gambaran yang mengiris hati para hamba-hambanya yang mengharapkan ridho-Nya.

Berbicara Yahudi, adapun kekuasaan Yahudi itu adalah sebagai berikut; kira-kira pertengahan abad yang lalu kaum Yahudi melepaskan hubungan rohani dan masyarakat ghetonya?. Karena mereka mulai mempelajari dan menjalankan kebudayaan negerinya di mana mereka berdiam. Pada akhir perang dunia kesatu, kira-kira tahun 2580?. (1920) bangsa Yahudi berhasil merebut tempat-tempat terpenting baik dalam politik dan dunia pengetahuan. Maupun dalam lapangan kesenian dan kesusastraan. Bahkan boleh dikatakan persurat kabaran yang berada di Eropa telah berada di bawah genggaman bangsa Yahudi baik dalam hal pemimpinnya atau yang membiayainya. Bank besar yang mempengaruhi perdagangan di dunia dan percaturan politik berada pula ditangan Yahudi.

Yahudi betul-betul menggenggam dunia sebagai contoh Negara Indonesia, sudah seberapa besarnya terpengaruhi oleh paham mereka dan tidak bisa tertuliskan berapa banyak pengusaha ataupun orang-orang yang mendukung pergerakan Yahudi tersebut.

Adapula langkah-langkah Yahudi dalam menggoyahkan akidah-akidah umat Islam yaitu di antaranya ialah:
1. Bangsa Yahudi menghimpun seluruh warganya dengan mendirikan beberapa gerakan untuk menghancurkan umat Islam. Dan gerakan yang tebesar ialah gerakan Zionisme dengan beberapa anak buahnya salah satunya Freemasonry.
2. Mereka membuat strategi-strategi yang mahir berdasarkan logika mereka, untuk meracuni jalan pikiran umat Islam sedunia.
3. Mempengaruhi negara-negara besar dimulai dari Amerika, Eropa, Asia, Afrika dan sebagainya.
4. Menjadikan sasaran-sasaran para ulama Islam,remaja, dan para pemuda. Untuk beralih dari ajaran Al-Qur’an dan As-Sunnah. Sehingga mereka tidak memegang teguh syariat Islam.
5. Memporak-porandakan umat Islam dengan pengaruh ketuhanan dan sebagainya, sehingga di berbagai negara terjadi gerakan-gerakan sempalan atau aliran-aliran sesat baik di negara kita, maupun Eropa dan sebagainya.
Adapun masuknya pengaruh Yahudi di negeri-negeri Eropa itu boleh dikatakan sebulat-bulatnya ini menimbulkan pertanyaan. Apakah masuknya pengaruh tersebut hanya kebetulan saja ataukah memang hasil dari hasrat yang telah ditentukan sebelumnya?. Menilik tentang tabiatnya mustahillah jika semua pengaruh tersebut hanya kebetulan saja. Tetapi, jika pengaruh Yahudi itu hasil hasrat yang tertentu, maka timbulah pertanyaan: siapakah yang membuat hasrat itu dan apakah tujuannya? Demikianlah gambaran tentang bangsa Yahudi sekilas, penulis tidak menulis semuanya karena pembahasan Yahudi ini masih terlalu panjang dan selanjutnya penulis akan mengajak anda pada pembahasan apa itu freemasonry serta gerakan-gerakannya.
B. Pengertian Freemasonry.
Freemasonry adalah istilah dalam bahasa Inggris yang juga disebut dengan vijmetselarij dalam bahasa Belanda. Dalam bahasa Arab disebut dengan masuniah sedangkan masunik dalam bahasa urdu dan france adalah masonerie. Vijmetselarij atau Freemasonry terdiri dari dua kata. Secara harfiyah free atau Vri berarti merdeka sedangkan metselarij atau masonry adalah membangun. Sedangkan secara keseluruhan kata itu berarti orang-orang yang sedang membangun atau himpunan tukang batu bebas.

Gerakan freemasonry melibatkan golongan di luar bangsa Yahudi tetapi bertujuan untuk mengangkat derajat orang-orang Yahudi. Orang-orang Yahudi Freemasonry duduk dalam pergerakan tersebut sebagai sutradara, sedangkan para pemainnya dari bangsa luar Yahudi.
Pendiri gerakan Freemasonry adalah;
a. Pada masa orang-orang Israel bermukim di Mesir, mereka telah mendirikan beberapa gerakan rahasia berupa gerakan kaum batiniah dan filsafat yang pada akhirnya berubah menjadi gerakan politik pembebasan.
b. Pendirian Freemasonry yang tersusun secara rapi dinisbatkan kepada Prof. Heram dari sor.
c. Pendiri kedua pembaharuan Freemasonry dilakukan pada masa Herod Agrippa I dibantu dua orang penasehat yakni; Heram abioud sebagai pimpinan umum dan Moab leumi sebagai pemegang wasiat rahasia utama.

Pada waktu pendirian adalah pada masa raja Solomon (Nabi Sulaiman As) lebih kurang 900 SM. Dan Freemasonry international bermukim di tempat pemukiman terbesar bani Israel.

Asas freemasonry dinamakan KHOMS KANON. Disamping ada asas tampak, freemasonry asas tak tampak atau tersembunyi. Di antara asas yang nampak adalah Humanisme (Internasionalisme), Demokrasi, Sosialisme, Monotheisme, dan Nasionalisme. Sedangkan asas yang dirahasiakannya adalah Humanisme, Plotisme, Sekularisme, Atheisme, dan Israilisme.

Freemasonry tidak dapat melepaskan diri dari jalan pemikiran dan Isme Yahudi, karena Freemasonry adalah alat Yahudi untuk kemenangan Israel raya. Dan juga menjadi kepanjangan tangan dari Zionisme. Beberapa tujuannya adalah; meratakan jalan persaudaraan berdasarkan asas-asas Freemasonry pada seluruh keanggotaannya, melakukan propaganda lisan tulisan mengenai kebaikan dan kemakmuran, menyerukan kerjasama dalam semua kebaikan dengan tidak membedakan ras, suku, bangsa, dan agama. Freemasonry juga menjadi pelopor pernikahan antar agama agar tercipta persatuan antar pengikutnya sehingga tidak ada lagi egoisme dalam beragama.

Akan tetapi, tersebutkan bahwa tahun 1717 ditandai sebagai tonggak penting perjalanan sejarah Freemasonry di dunia. Pada 24 juni 1717 Freemasonry menjadi oraganisasi nasional dengan mendirikan Grand Lodge Of England.
Adapun tiga tingkatan freemasonry ialah;
1. Freemasonry majelis rendah, Freemasonry Simbolis
2. Freemasonry majelis menengah, Freemasonry Royal (kontrak kerajaan)
3. Freemasonry majelis tinggi, Freemasonry Universal
Perkumpulan Freemasonry berwajah sosial yaitu;
1. Rotary Club, yang menghimpun para ahli dan para usahawan dan asas rotary ini mengutamakan asas humanisme.
2. Lions Club, yang bekerja menarik dana dari masyarakat dan bersaskan Humanisme, menghapus segala perbedaan agama.
3. B’nai Brith Club, yang berusaha keras menghancurkan kekuasaaan Turki utsmani.
Perkumpulan Freemasonry bermuka kebathinan;
1. Qabbalah, yaitu adap istiadat, gerakan ini melahirkan kahin (dukun) yang tersebar diberbagai Negara.
2. Rohiya, yaitu gerakan dalam penelitian ruh.
3. Bahaiah, yaitu yang didirikan oleh Husain Ali Nuri yang bergelar Abdulbaha. Ia mendakwahkan dirinya sebagai inkarnasi dari Tuhan untuk menyatukan semua agama di dunia ini.
4. Teosofi, tidak mengakui adanya rosul, neraka, surga dan sebagainya.

Adapun gerakan Freemasonry baru adalah; Rotary dan Lions yang bergerak di bidang sosial keagamaan.

Sebagaimana gerakan-gerakan yang lainnya, Freemasonry khususnya Internasional memiliki 10 program yang dinamakan Harar atau Satanim. Berlambangkan gurita berkaki sepuluh, ular berkepala sepuluh dan hantu penerkam berkuku baja. Dan sepuluh program tersebut adalah;
1. Tahkim, yaitu merusak ajaran yang ada, dengan menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal merombak akidah dengan mempertigakan Tuhan (Trinitas) dsb.
2. Shada, yakni membentuk agama baru sebagai agama tandingan di seluruh dunia
3. Parokim, yani membuat suatu gerakan yang bertentangan untuk satu tujuan, membangkitkan khurafat agama dan menyiarkan teori Sigmund freud dan Darwin sehingga antar agama dan ilmu pengetahuan bersaing kalah mengalahkan.
4. Libarim, yakni melenyapkan etika klasik yang mengekang pergaulan bebas muda-mudi termasuk melalui penyebaran kebebasan seksual, persamaan hak antara perempuan dan laki-laki, dalam hal kedudukan waris dan berpakaian.
5. Babill, yakni memupuk asas kebangsaan setiap bangsa dan menjaga kemurnian bangsa Yahudi.
6. Onan, yakni mengekang pertambahan keturunan bangsa Goyim.
7. Protokol, yakni khusus untuk program Yahudi dalam Suhuniyah (Zionisme)yang dimulai dengan pengantar protokol.
8. Gorgah, yakni untuk merusak para pemimpin Negara, agama, dan partai mereka harus dijerumuskan ke dalam pasar seks dengan segala cara.
9. Plotisme, mendidik alim ulama plotis yang terombang-ambing pahamnya
10. Qornun, memberi dana bagi pendidikan agama dalam hal bertani, dsb.

Begitu hebatnya Yahudi dengan jaringan-jaringan gelapnya, sehingga salah satu jaringan gelap Freemasonry adalah yang telah mengakar berabad-abad. Dapat mempengaruhi golongan Islam yang dari kalangan intelektual, menengah, atas, bawah, muda-mudi, bahkan anak-anak. Dan tidak ada satu titik pembuktian umat Islam yang nyata dalam menghadapi bahayanya gerakan-gerakan mereka dengan pangaruh-pengaruhnya.

Pada pembahasan di atas penulis menuliskan pengertian Yahudi, Freemasonry sebelum kita memasuki gerakan Zionisme, karena ketiga pembahasan ini sangatlah erat hubungannya.

Sebenarnya banyak yang ingin penulis tuliskan lebih lanjut tentang pembahasan ini. Akan tetapi akan memakan waktu yang lama oleh karena ini pada pembahasan freemasonry ini sekilas gambarannya seperti di atas. Jika kaum Yahudi dengan Freemasonry dapat mempengaruhi umat islam? Mengapa umat Islam tidak mencoba mempengaruhi mereka dengan akidah Islamiyahnya? kembali lagi jawabannya ada dalam hati nurani kita masing-masing. Selanjutnya penulis akan mengajak anda sekalian ke dalam pengertian; apa Zionisme itu? Dan bagaimana pengaruhnya terhadap Islam?
C. Pengertian Zionisme
Seperti yang telah kita ketahui pada awal bab pendahuluan dijelaskan bahwa untuk mempersatukan Yahudi sedunia, Thedore hertizel pada tahun 1894 mendirikan “gerakan zionis” yang telah dirintis sejak tahu 1717 oleh tokoh-tokoh Yahudi Perancis.

Gerakan Zionis bersemboyan; “Satu bangsa ialah bangsa Yahudi, satu bahasa ialah bahasa Yahudi, dan satu tanah air adalah tanah air bangsa Yahudi”. Tanah air Yahudi berpusatkan digunung Zion serta lambang Zion adalah Bintang Daud.

Adapun pemahaman utama kaum Zionis adalah bahwa alternatif satu-satunya untuk permasalahan Yahudi adalah kembalinya Yahudi ketanah air Israel (Palestina) dengan mendirikan Negara Yahudi. Untuk menempuh hal itu, perlu dilakukan hijrah besar-besaran dari berbagai penjuru dunia ke tanah air Israel.

Ada perbedaan pendapat dua kubu yang sangat besar dalam pergolakan zionisme pada masa itu, yaitu kubu pertama yang merupakan pengagum Hertizel lebih memprioritaskan berdirinya Negara Israel raya di tanah Palestina apapun yang terjadi. Sementara golongan Yahudi lebih berkonsentrasi pada pembentukan masyarakat Yahudi dengan konsentrasi hijrahnya bangsa Yahudi ke tanah itu dan kemudian dengan sendirinya akan membangun Negara Yahudi yang kuat. Jadi untuk mendirikan Negara Israel tidak perlu memakan kekuasaan palestina.
Dalam pemikiran kaum Zionisme ada beberapa pemikiran diantaranya adalah:
1. Shintetic Zionism,
Golongan ini berpemahaman “Taufiqiyyah” yaitu berangkat dari pertentangan kaun zionis antara pemikiran politik dan praktek sosial. Pertentangan ini distimulasi dari pandangan dan usaha Hertizel yang menyatakan bahwa masalah Yahudi/Israel bukanlah masalah sosial ataupun agama, tetapi murni masalah politik. Gelombang pemikiran ini merupakan gabungan dari pertentangan pendapat tadi. Yang menekankan segala isu untuk kemaslahatan.

2. Labour Zionism
Madzhab Zionism ini memiliki pendapat yang hampir dekat dengan pemikiran Karl Mark, pemikir sosialis yaitu menitik beratkan pada persoalan bahwa masalah Israel itu adalah hanya sebatas masalah ekonomi. Bukan politik, agama dan lain-lain. Maka dalam konsentrasi geraknya pun komunitas zionis harus menempatkan prioritas ekonomi (menjadi nomor wahid) di atas yang lainya. Dan pemahaman ini didukung oleh dua partai Israel yang terkenal yaitu partai buruh, dan partai Mabai (yang didominasi oleh kaum fundamentalis kanan).

3. Revisionist Zionism,
Pemahaman ini dipelopori oleh Vladimir Gabotenski, golongan ini adalah pengagum berat pandangan Weizman yang pemahamannya tidak terakomodasi oleh pemahaman para Zionis yang lain, timbulnya pemahaman ini akibat dari ketidakpuasan pengagum Weizman yang berbeda dengan Ben Gonon dalam masalah kedekatan hubungan timbal balik Israel Inggris. Penganut paham ini adalah paham kaum fundamentalis kanan.

4. Cultural Zionism,
Pemahaman ini adalah pandangan zionisme modern. Cenderung tidak sependapat dengan Hertizel. Maka mereka lebih memahami masalah Yahudi bukan lagi masalah politik ataupun ekonomi tapi masalah kurangnya kesatuan antara kaum Yahudi itu sendiri. Dan sama seperti yang lainnya, solusi untuk mengarahkan kearah itu adalah dengan mendirikan Negara Israel sebagai kekuatan politik kaum Yahudi.

5. Tentorig Zionism
Pelopor pemahaman ini adalah Zenzuel orang Yahudi Inggris. Pemahaman ini berbeda dengan isme-isme Zionis lain, faham teritorial Zionisme ini lebih menekankan bahwa yang sebenarnya layak untuk dijadikan Negara Israel adalah di daerah Afrika Timur yaitu daerah Uganda. Mereka berpikir logis, karena sampai kapanpun bila mendirikan di negara Palestina maka tidak akan pernah damai dengan Bangsa Arab.

6. B.I-Nationalism
Adalah faham yang dipelopori oleh Vladimir Gabotensky juga, tahun 1922. pemahaman ini lahir pada Fatroh pembentukan Negara dengan peran Inggris sebagai pembantu yang paling menentukan sekali. Pemahaman ini adalah angin segar bagi kaum Yahudi dalam pemahaman politik antar warga Negara Yahudi.
Proklamasi Negara Yahudi ini pun merupakan rentetan panjang dan usaha kaum Yahudi dengan zionismenya apalagi dalam dunia barat dan berbagai negara lainnya, bahwa gerakan zionisme ini sudah memberikan suatu kejutan bagi umat Islam diseluruh dunia.

Menurut Lilienthal, ada berbagai cara yang ditempuh Zionis Israel untuk mengacaukan citra Islam dan ajarannya melalui berbagai media masa yang dikuasainya. Di antaranya;
1. Mengeskspose stereotype masyarakat muslim di Timur Tengah sebelum terjadinya krisis Arab-israel.
2. Memanfaatkan perasaan bersalah dunia barat terhadap penindasan dan pembunuhan kaum Yahudi di Jerman oleh Hitler.
3. Mengeksploitasi perasaan benci terhadap dunia arab dengan embargo minyaknya yang secara ekonomis menimbulkan kerugian masyarakat barat atau kenekatan Iran yang menyandra warga AS dalam usaha menegakkan republik Islam Iran.

Menurut bangsa Yahudi ini, bahwa Palestina adalah tanah yang dijanjikan tuhan, maka ambisinya besar sekali demi menciptakan Israel raya di tanah Palestina.

Jika kita perhatikan dengan baik, keberadaan Negara Israel yang merupakan perjuangan lama dari bangsa Yahudi yang berhasil mendobrak dunia dengan gerakan Zionismenya sejak tahun 1948 menarik disimak oleh masyarakat dunia. Begitu pula jika dikaitkan dengan gerakan Zionisme (Yahudi) ini terhadap Islam sedah bukan suatu pertanyaan lagi akan tetapi realita fakta yang cukup tersebar, dan terlihat di mana-mana, mereka dengan begitu kuatnya (Bangsa Yahudi) dengan aliran-alirannya baik Yahudi, Freemasonry, ataupun Zionisme karena pengaruh mereka yang sanggup memporak-porandakan akidah-akidah umat Islam. Maka dari itu umat Islam harus waspada terhadap pola-pola kegiatan Zionisme yang baru ini. Apa pola baru gerakan Zionis khususnya dinegera Indonesia? tentu saja belum kita ketahui pasti. Tetapi waspadalah terhadap segala aksi adu domba, isu pemecah belah dan segala macam isu yang menggoncangkan umat Islam. Mereka pandai menanamkan tebu di bibir, bicara tentang demokrasi, walau punya sikap yang tidak demokratis. Dan para cendikiawan Islam wapadalah terhadap pancingan uang dan publisitas. Mereka tidak akan pernah puas sampai kita mengikuti kehendak mereka. Begitulah firman Allah Swt (Q.S. Al-Baqarah; 120).

Umat Islam saat ini harus mempunyai beberapa cara untuk mencoba terhindar dari bahaya pengaruh gerakan Zionisme ini salah satunya dengan membersihkan iman dan akidah dari berbagai kotoran syirik Ideologi yang diciptakan oleh kaum Zionis, karena tujuan dari Zionisme sendiri adalah membentuk Negara Bani Israil yang meliputi seluruh daerah Palestina, Syiria, Libanon, sebagian Mesir, bekas koloni Yahudi (Madinah, Khaibar, dan sekitarnya, bekas kerajaan Saba di Yaman dan tanah leluhur Abraham (Negri Urbabil dan sekitarnya di Irak berdasarkan wasiat para hakam (pemimpin agama)) juga mempengaruhi keyakinan-keyakinan umat Islam agar tergoyahkan dengan pergerakan Yahudi (zionisme).

Demikianlah pembahasan Zionisme ini sama seperti halnya pembahasan tentang Yahudi/Freemasonry, penulis sebetulnya ingin membahas lebih lanjut akan tetapi dikarenakan proses yang lama hal itu tidak dapat di realisasikan. Selanjutnya penulis akan mengajak anda pada pembahasan terakhir yaitu pengaruh-pengaruh faham Zionis yang mereka buat untuk menghancurkan akidah umat Islam.

D. Pengaruh Paham Yahudi dalam Membuat Menghancurkan Akidah Umat Islam.
Dari Abi Sa`id r.a Rasulullah bersabda “kamu sekalian akan mengikuti jejak-jejak orang sebelum kamu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sehingga walaupun mereka masuk kelubang biawak niscaya kamu mengikuti jejaknya itu .”kami bertanya :“Ya Rasulullah, orang Yahudi dan nashrani kan?” jawab nabi saw “Maka siapa pula ?” (jika bukan mereka). (H.R.Bukhari)

Dari kutipan hadist riwayat Bukhari di atas, maka bisa disimpulkan bahwa siapa lagi yang diikuti selain jejak Yahudi /Nashrani ? Jika bukan mereka siapa pula?

Tentu jawaban seorang muslim adalah, saya mengikuti perintah Allah dan jejak para Rasulnya,maka dari itu di sinilah peranan kewaspadaan/berhati-hati sangat penting bagi umat Islam, karena janganlah sampai umat Islam terbelenggu akan pengaruh-pengaruh mereka. Amin.
Akan tetapi sudah menjadi suatu fakta bahwa kami umat Islam sudah ikut terpengaruh oleh ajaran-ajaran mereka yaitu bangsa Yahudi baik dengan gerakan-gerakannya seperti : Zionis, dan freemasonry dsb. Pengaruh-pengaruh paham bangsa mereka denan cepat kilatnya berhasil membuat hancurnya akidah umat Islam.

Sebagai contoh adalah pada pembahasan kali ini, yaitu penulis akan menuliskan beberapa contoh pengaruh-pengaruh ajakan mereka yang dikutip dari referensi buku “Parasit Akidah”yaitu sebagai berikut :
Pengaruh –pengaruh ajaran Yahudi di antaranya :
1. Membangun kuburan
Hal ini adakalnya dilakukan oleh kebanyakan umat Islam khususnya di Indonesia, kalau kita melihat ke berbagai pemakaman di beberapa tempat, sudah tidak asing lagi pemandangan yang menunjukkan tentang kuburan-kuburan yang di buat megah seperti gedung mewah, juga dengan membaca Al-Qur`an, dzikir, shalawat di atas kuburan itu. Sungguh semua itu sudah jelas bertentangan dengan ajaran Islam : Al-Qur`an, As-Sunnah/al-Hadist, akan tetapi mereka mempunyai berbagai alasan yang menurut orang yang betul-betul tidak terpengaruh adalah pemikiran itu sangat tidak logis sehingga umat islam banyak yang mengikuti ajaran-ajaran Yahudi ini.
2. Menjual barang haram.
3. Dongeng Israiliyat ada yang disadur menjadi dongeng Israil ada juga yang semata-mata hanya untuk menghina nabi-nabi.
4. Bersumpah dengan menjunjung Al-quran.
5. Mengadakan ulang tahun untuk peristiwa-peristiwa yang dianggap penting.
6. Berkerudung dengan selembar kain.
7. Berpakaian hitam ketika keadaan di timpa musibah.
8. Memakai cemara sambungan rambut.
9. berdoa sambil mengucapkan “ya Allah ya Rosulullah, kabulkanlah duaku ini”
10. Mengamalkan bid’ah.
11. Menafsirkan Al-quran dengan cara ra’yu sebagaimana menafsirkan Taurat.
12. Berpantang pada hari sabtu.

13. Mengamalkan dan mempercayai hadits palsu Yahudi.
14. Mengharamkan dan menghalalkan sesuatu bukan dengan dalil

melainkan dengan pikiran.
15. Istilah Nabi Besar.
16. Benar menurut orang yang banyak bukan menurut Al-Quran dan As-Sunnah.
17. Sambutan setelah khutbah Iedul Fitri dan Iedul Adha.
18. Upacara Tabut.
19. Menikahkan perempuan yang tengah hamil.
20. Membiarkan penyimpangan-penyimpangan dalam agama demi keutuhan dan kesatuan bangsa
21. Mencampurbaurkan ajaran agama dengan adat istiadat dan kepercayaan jahiliyah.
22. Mendewa-dewakan alim ulama.
23. Berdiri menghadapi ruh seseorang.
24. Mengikuti upacara agama lain.
25. Menghalalkan riba.
26. Pergaulan bebas.
27. Melarang pentafsieran al-Quran.
28. Menggunakan beberapa lambang yahudi.
29. Serita tentang mahdi.
30. Meniup terompet (nafiri).
31. Dalam pesta, laki-laki memakai pakaian perempuan begitupun sebaliknya
32. Ketika kaum Yahudi mendengar adzan di masjid mereka melirik kepada kaumnya lalu mengusap mata dengan kedua jarinya.
33. Mempersukar dalam peribadahan. Memperbanyak binatang-binatang dan perkara mubah yang diharamkan, memperbanyak pembatalan sebagaimana ketika shaum dsb.
34. Menerima, dan mengamalkan faham Yahudi Freemasonry dan Zionisme.

Demikianlah pengaruh-pengaruh serta paham-paham mereka terhadap goyahnya akidah umat Islam terutama dizaman modern seperti ini. Itu semua telah melekat di hati para umat Islam kecuali beberapa orang saja yang tidak terpengaruh dan yang masih berpegang teguh pada Al-Quran dan As-Sunnah, padahal telah diketahui, kitab suci kita Al-Qur’annul Karim telah banyak menceritakan dalil-dalil tentang kebiadaban-kebiadaban mereka. Akan tetapi dimanakah sanubari seseorang muslim yang mencari ridhoNya ? Sungguh fenomena yang menyedihkan, membuat hati menangis karena melihat keadaan saat ini yang begitu mudahnya Islam dijajah Yahudi, kini akankah semua itu berakhir? Wallahu ‘alam.

Kita sebagai umat Islam sudah sepantasnyalah berazzam dalam hati agar berusaha dan berdo’a untuk Islam supaya tidak terpengaruh dengan paham-paham Yahudi, Zionis ini. Karena itu semua adalah perjuangan yang sangat diharapkan oleh sang pencipta dari diri kita. Maka dari itu berusaha berjihad demi menegakkan syariat Islam serta melawan kebiadaban-kebiadaban Yahudi dengan gerakan-gerakannya yaitu; Freemasonry dan Zionisme ini harus kita laksanakan karena itulah yang didambakan oleh hati sang pejuang islam dan senantiasa mengharap ridho Allah Swt. Amin.
“Sesungguhnya di balik cinta, ketenangan dan memilih keselamatan terdapat runtuhnya cita-cita, hinanya jiwa rendahnya kemauan dan lari dari pertarungan itulah tulisan kutipan dari Sayyid Qutub seorang pendiri Hamas Palestina yang syahid demi membela agama yang hak ini”.
Maka bagaimana dengan kita di sini? Bisakah kita peduli berjuang menahan nafsu keinginan? Untuk tidak memperkaya musuh-musuh anarki ?…….
Hanya kepadaNyalah kita berserah diri semoga kita selalu dijadikan hamba yang selalu berada dalam lindunganNya serta terbebas dari pengaruh bangsa yahudi, khususnya; Freemasonry dan Zionisme ini.

E . Upaya umat Islam dalam menangkal pengaruh Yahudi.
Sebagai umat Islam yang betul-betul beriman kepada sang pencipta, sudah seharusnyalah kita memiliki penangkal-penangkal jitu dalam menghadapi pengaruh yahudi baik itu gerakan Zionismenya ataupun Freemasonry. Karena walau bagaimana pun umat Islam harus memeiliki ghiroh jihad yang tinggi serta berusaha melawan berbagai macam pengaruhnya, dan diantaranya adalah:
1. Menjaga citra kemurnian agama Islam dengan tidak terpengaruh ajaran-ajaran mereka.
2. Berpegang teguh kepada Al-Quran dan As-Sunnah.
3. Mencari, menghafal, serta mengamalkan dalil-dalil Al-Qur’anul Karim juga, mencari hadits shahih guna menambah senjata umat Islam.
4. Mengazzamkan diri, yaitu adanya rasa semangat yang membara untuk menegakkan kalimat-kalimat Allah Swt di muka bumi ini demi, menjungjung syariat-syariat ilahi.
5. Kuatkan hati, teguhkan iman, berhati-hati dalam memilih teman seperjuangan, keikhlasan, serta rasa cinta yang begitu besar kepada Allah SWT dsb.
6. Mengidolakan Rasulullah saw sebagai Nabi terakhir umat islam juga, menjadikannya sosok figur yang patut dikagumi sebagai pejuang islam utusan Allah Swt.

Demikianlah beberapa upaya-upaya yang dapat dilakukan umat Islam agar tidak terpengaruh oleh pengaruh Yahudi dan sebangsanya. Sebetulnya jika ingin dituliskan semuanya, itu sampai dapat dijadikan beberapa halaman bahkan menjadi satu buku. Maka penulis sengaja hanya menuliskan beberapa saja, sebagai bahan gambaran untuk mengajak para pembaca, ataupun umat Islam agar bersama-sama dapat berupaya dalam menangkal pengaruh-pengaruh bangsa Yahudi ini.
“Tiada kata seindah do’anya para pejuang Islam, tiada lantunan seindah lantunanya ayat suci Al-Qur’an”.
Maka di zaman yang semakin kian hari bertambah modern hendaklah dilalui dengan masa-masa semangat tampil sebagai syuhada, masa-masanya mencari ilmu yang bermanfaat baik didunia maupun akhirat, serta masa-masanya melawan musuh-musuh Islam, salah satunya pengaruh Yahudi.

Segala pengorbanan dilalui dengan keikhlasan semata-mata mengharap mengharap ridhoNya, karena ampunanNya serta kemurahanNya sangat berarti bagi umat islam yang mengharapkan sugaNya yang kekal abadi.

Dengan segala rasa hormat seorang hamba pada sang pejuang Islam, maka menjadi syuhadaNya sangat hamba rindukan. Hamba akan berusaha penuh serta berdo’a sampai titik darah penghabisan untuk tidak terpengaruh paham-paham kaum kafir, serta akan selalu mengharap ridhoNya. Amin.

SUMBER REFERENSI

1. A. D. El-Marzdedeq. Parasit akidah. Bandung : Yayasan Ibnu Ruman.
2. A. D. El-Mazdedeq. 2005. Jaringan gelap freemasonry. Bandung.:PT. Syaamil Cipta Media.
3. Herry Nurdi. 2005. Jejak freemason dan zionis di Indonesia. Jakarta: Cakrawala Publishing.
4. Maqzuq, Ilham, M. 2005. Remaja islam berbaju yahudi. Bandung : Mujahid Press.
5. Romli Usep, Setiyadi Achmad, Zainurrofiq. 2003. Zionis Israel dibalik invasi ke Irak. Bandung:Mujahid Press.
6. Ridwan Sardi, Rizqi Ridyasmara. 2006. Fakta dan data yahudi di Indonesia. Jakarta:Khalifa.
7. Sayyid Qutub. 2005. Melawan kebiadaban Yahudi. Bandung : Dar Asy-Syuruq.

Yogyakarta – Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Prof. Syamsul Anwar, berpendapat bahwa saat ini argumen-argumen yang membolehkan merokok tampaknya tidak lagi dapat dipegang lagi.”Karena telah menjadi keyakinan luas dan dibuktikan oleh ahli-ahli medis bahaya merokok bagi kesehatan pelaku sendiri dan bagi orang lain yang terkena paparan asap rokok” terang Syamsul. Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Yunahar Ilyas menyepakati pendapat tersebut, Yunahar juga mengusulkan beberapa pemecahan masalah yang mungkin timbul seperti masalah pada petani tembakau.

Syamsul juga menyatakan dalam acara Halaqah “Pengendalian Dampak Rokok di Lingkungan Muhammadiyah” di Kantor PP Muhammadiyah, Jl Cik Di Tiro Yogyakarta, Selasa (15/12/2009), Majelis Tarjih dan Tajdid harus merevisi fatwanya dengan menggali lebih dalam illat hukum di sekitar rokok, karena pada fatwa yang dikeluarkan melalui Majalah Suara Muhammadiyah No. 24 tahun ke 90/2005 menyatakan bahwa merokok itu mubah. “Menurut saya karena fatwa itu keluar karena belum benar –benar mengetahui bahaya merokok, seperti yang kita miliki saat ini” lanjut Syamsul.

Argumen pengharaman rokok menurut Syamsul sudah cukup kuat, salah satunya adalah berdasar Al Qur’an Surat An Nisa’ ayat 29 yang merupakan larangan untuk melakukan bunuh diri. “Kita bisa melihat keterangan badan kesehatan dunia , WHO, yang menyatakan bahwa setiap tahun 5 juta orang meninggal akibat rokok”  terang Syamsul. Syamsul juga merujuk Al Qur’an Surat 17 ayat 26 dan 27 yang melarang menghambur-haburkan harta dengan boros dan mubazir, padahal membeli rokok adalah menimbulkan  kemudharatan. “ Maka jangan membeli rokok” lanjutnya.

Sebelumnya, Syamsul menerangkan bahwa pada umumnya respon awal para ulama  menyatakan keharaman rokok. Seperti oleh Ibrahim al Laqqani ditahun 1631, Muhammad ibn ‘Allan al Makki di tahun 1647  dan juga seorang ulama Mahzab Hanafi al –haskafi ditahun 1677. “Fatwa-fatwa kontemporer juga cenderung mengharamkannya” terang Syamsul. Walaupun dalam makalahnya Syamsul menyatakan ada juga ulama yang tidak mengharamkan, termasuk fatwa majelis Tarjis di atas.

Nasib Petani Tembakau

Sementara itu Prof. Yunahar Ilyas, Ketua PP Muhammadiyah yang juga salah satu Ketua Majelis Ulama Pusat, menyatakan bahwa kekahwatiran kalau fatwa rokok haram nantinya bisa menghilangkan mata pencaharian petani tembakau bisa diatasi.”Majelis Pemberdayaan Masyarakat bisa menjadi pendamping para petani tembakau untuk menanam yang lain” saran Yunahar.

Berkaitan dengan petani tembakau diatas, Prof, Syamsul Anwar menyatakan bila kemudian rokok dinyatakan haram, pelaksanaannya bisa seperti fatwa  pengharaman terhadap bunga bank, yaitu bisa ada toleransi kalau dalam kondisi darurat, karena masih banyaknya petani yang masih menggantungkan hidup pada tanaman tembakau.

Berkaitan dengan ketaatan warga Muhammadiyah terhadap fatwa, menurut Yunahar orang tidak boleh sembarangan menolak fatwa “Karena menolak fatwa harus ada argumentasinya” kata Yunahar. Fatwa harus ditandingi dengan fatwa kalau berbeda, walaupun fatwa bukan undang undnag, tetapi fatwa mengikat dari segi argumentasinya. “Jadi tidak boleh asal menolak, kalau ada alasan boleh menolaknya, kalau tidak ada alasan tidak boleh menolak fatwa” lanjut Yunahar. Dalam kesempatan itu sebelumnya  Yunahar menguatkan permintaan Prof. Syamsul Anwar kepada  jajaran Majelis Tarjih dan Tajdid untuk segera merevisi fatwa mubah menjadi makruh atau haram. (arif)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.